Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

Wali Kota Tebing Tinggi dan Kapolres Ikuti Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2025

Skintific

Tebing Tinggi Cerita – Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, bersama Kapolres Tebing Tinggi AKBP Simon Paulus Sinulingga, menghadiri acara Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2025. Kegiatan yang digelar secara nasional ini berlangsung melalui zoom meeting pada Sabtu (27/9/2025) di Mapolsek Padang Hulu, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Pabatu.

Skintific

Acara tersebut juga dihadiri Wakapolres Kompol Rudi Syahputra, Serma Bambang mewakili Danramil 13/TT, jajaran Kapolsek, Kasat dan Pejabat Utama (PJU) Polres Tebing Tinggi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Iboy Hutapea, Camat Padang Hulu Deni Handika Siregar, Kabag Pemerintahan Setdako Ramadhan Barqah Pulungan, Kabag Prokopim Setdako Faisal Ahmad, Lurah Pabatu Chairin Bela Savitri, serta tim peliputan Diskominfo Tebing Tinggi. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan sinergi nyata antara pemerintah daerah, kepolisian, TNI, serta masyarakat dalam mendukung program pangan nasional.

Bagian dari Program Swasembada Pangan 2025

Panen raya jagung ini merupakan bagian dari program Swasembada Pangan 2025, yang digagas pemerintah pusat dengan dukungan penuh dari Polri. Kegiatan dilakukan serentak di berbagai daerah di Indonesia, melibatkan jajaran Polda, Polres, hingga Polsek. Acara dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dari lokasi utama panen raya di Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan.

Baca Juga : Suasana Haru dan Semangat Kebangkitan Warnai Pelantikan DPC HIMAPSI Tebing Tinggi Setelah 10 Tahun Vakum

Dalam arahannya, Kapolri menegaskan pentingnya peran Polri dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. “Polri menargetkan panen jagung sebesar 751.442 ton dari lahan yang dikelola hingga akhir September 2025. Ini adalah bentuk nyata kontribusi Polri untuk mendukung program pemerintah sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,” tegasnya.

Kapolri juga menambahkan bahwa peran Polri dalam mendukung sektor pertanian sudah berjalan konsisten sejak awal tahun. “Pada kuartal I dan II tahun 2025, Polri telah memanen jagung dari lahan sekitar 360 ribu hektare dengan hasil mencapai 2,08 juta ton. Sementara pada kuartal III ini, panen raya menghasilkan sekitar 751 ribu ton dari lahan seluas 166.512 hektare,” ujarnya.

Panen Simbolis di Tebing Tinggi

Usai mengikuti rangkaian zoom meeting, kegiatan di Tebing Tinggi dilanjutkan dengan panen jagung simbolis di lahan yang berada di halaman belakang Mapolsek Padang Hulu. Dari lahan seluas ± 2 rante, diperkirakan menghasilkan sekitar 500 kilogram jagung pipilan kering.

Selain panen, jajaran Forkopimda dan undangan juga meninjau Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di lokasi. GPM ini menghadirkan berbagai bahan pokok dengan harga terjangkau, sehingga dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran.

Sinergi untuk Ketahanan Pangan

Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap Polri dan seluruh elemen yang terlibat. Menurutnya, panen raya ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bukti nyata komitmen untuk memperkuat ketahanan pangan.

“Dengan adanya panen raya jagung ini, kita ingin menunjukkan bahwa pemerintah daerah, kepolisian, TNI, dan masyarakat mampu bekerja sama untuk mewujudkan swasembada pangan. Sinergi seperti ini harus terus kita perkuat agar masyarakat merasakan dampak nyata, baik dari sisi ketersediaan pangan maupun peningkatan kesejahteraan petani,” kata Wali Kota.

Kapolres Tebing Tinggi, AKBP Simon Paulus Sinulingga, juga menekankan pentingnya mendorong masyarakat untuk mengoptimalkan lahan pertanian. “Polres Tebing Tinggi akan terus mendukung setiap upaya yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan. Panen jagung ini bukan hanya mendukung program pemerintah pusat, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi ekonomi lokal,” ujarnya.

Harapan ke Depan

Dengan panen raya serentak ini, diharapkan ketersediaan jagung nasional semakin terjamin. Program Swasembada Pangan 2025 diharapkan tidak hanya mampu menekan angka impor, tetapi juga mendorong ekspor hasil pertanian Indonesia.

Di tingkat lokal, hasil panen jagung di Tebing Tinggi diharapkan menjadi dorongan bagi petani untuk lebih semangat mengembangkan lahan pertanian mereka. Selain itu, melalui program pangan murah, masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih bersahabat.

Momentum panen raya ini menjadi simbol kebersamaan dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat pangan, sekaligus menjadi bagian dari strategi besar menjaga stabilitas ekonomi nasional melalui sektor pertanian.

Skintific